admin

Home/admin

About admin

This author has not yet filled in any details.
So far admin has created 75 blog entries.

Jasa SEO Murah di Bali

Jasa SEO murah di Bali bukan sesuatu yang sulit ditemukan. Googling saja. Search dengan keyword itu. Tahu kan caranya? Tinggal buka Google kemudian ketik “jasa SEO murah di Bali”. Saya barusan coba, hasilnya 400 ribu lebih. Bukan cuman banyak. Banyak bangeet! Dari yang mengusung nama perusahaan, nama orang, sampai entah nama apa, pokoknya banyak.

Tapi ya jangan salah. Itu bukan hanya fenomena di Bali saja. Di tempat lain ya juga begitu. Coba saja search di Google “jasa SEO murah di Jakarta”, hasilnya berlipat, 800 ribu lebih. Atau coba yang cakupan kewilayahannya lebih luas, “jasa SEO murah di Indonesia”, hasilnya bukan cuma berlipat tapi berlipat-lipat, hampir dua juta. (more…)

Manfaat Tiktok untuk Bisnis

Manfaat Tiktok untuk bisnis sering kali dianggap enteng oleh pengusaha, bahkan mereka yang cukup fasih dengan digital marketing sekalipun. Memang tidak bisa dipungkiri kalau demografi pengguna Tiktok terutama pada masa awal kemunculannya sangat mempengaruhi persepsi dunia usaha tentang platform yang popularitasnya baru meroket dalam satu atau dua tahun terakhir itu.

Tiktok memang merupakan portal media sosial yang digandrungi kalangan milenial muda. Saat orang-orang dewasa berusaha memahami apa menariknya Tiktok, anak-anak yang masuk kategori Gen-Z justru ketagihan. Jadi jangan heran kalau di dalam keluarga anak-anak atau keponakan anda ramai membicarakan Tiktok atau konten-konten yang mereka lihat di platform itu.

Tapi bagi kita yang fokus dengan pemanfaatan platform media sosial untuk pemasaran alias digital marketing, memahami keseruannya bolehlah disihkan menjadi prioritas berikutnya. Yang paling esensial adalah dimana ada keramaian, istilah digital marketingnya “crowd” disitu ada potensi viralitas. Makin besar crowd-nya, makin besar pula potensi viralitasnya.

Kalau kita bicara manfaat Tiktok untuk bisnis, landasan berfikirnya sama saja dengan memahami pentingnya portal social media lain untuk bisnis. Bahkan mungkin sama saja dengan bisnis konvensional. Dimana ada keramaian disitu kita berjualan. Pedagang rokok asongan saja faham koq, makanya mereka nyari gelaran layar tancep untuk menjajakan dagangannya.

Tiktok yang diluncurkan pada tahun 2016 ini baru benar-benar mulai menggeliat di akhir 2017. Dan sejak itu jumlah penggunanya terus meroket dan saat ini sudah mencapai lebih dari 1 milyar. Padahal Instagram yang sudah lebih lama hadir di jagat maya karena sudah berdiri sejak tahun 2010 saja jumlah pengguna aktifnya saat ini nggak sampe 1.4 milyar.

Artinya Tiktok memang fenomenal.

Tidak perlu diragukan lagi, Tiktok merupakan platform media sosial dengan tingkat pertumbuhan pengguna paling tinggi.

Jelas pasti banyak manfaat Tiktok untuk bisnis. Pertanyaannya apa dan bagaimana mendapatkannya.

Fokus Tiktok adalah konten video. Di awal popularitasnya, orang sering mengatakan kalau Tiktok itu Instagram tapi video. Karena saat itu Instagram memang Instagram hanya mengakomodasi foto saja. Belum mengakomodasi video. Belum bisa posting video, belum punya Reels.

Kunci keberhasilan Tiktok adalah bagaimana dia membuat kreasi video itu sangat mudah dilakukan para penggunanya. Bukan rahasia kalau mengolah video sangat rumit dan memerlukan software dengan dukungan hardware mumpuni. Penggunaan software editing video seperti Final Cut Pro atau Adobe Premier itu sangat rumit. Perlu belajar serius untuk dapat menggunakannya. Belum lagi penggunaanya menuntut sumber daya perangkat keras yang sangat besar.

Laptop “biasa-biasa” yang biasa dipakai untuk browsing internet atau melakukan pekerjaan-pekerjaan ringan dengan Microsoft Office misalnya, pasti akan keteteran.

Tiktok memungkinkan penggunanya menghasilkan editan video menarik hanya dengan menggunakan smartphone berspesifikasi “biasa-biasa saja”. Ingat kata kuncinya disitu lho ya … MENARIK. Jadi jangan dicampuradukan dengan parameter-parameter kualitas seperti resolusi, efek sinematik, dan hal-hal sejenis lainnya.

Maanfaat Tiktok untuk Bisnis

Tapi manfaat Tiktok untuk bisnis tentu berbeda-beda, tergantung karakter usaha dan produk yang kemudian menentukan segmen pasarnya. Beda segmen pasar, beda cara komunikasinya, beda pula efektivitas kanal-kanal komunikasi yang digunakan untuk berhubungan dengan target pasarnya.

Salah satu hal yang paling menentukan efektivitas kanal pemasaran untuk produk perusahaan adalah demografi penggunanya. Demografi pengguna portal media sosial yang digunakan sebagai kanal pemasaran harus sesuai dengan demografi kelompok sasaran pemasaran produk.

Apakah produk anda cocok dengan Tiktok?

Sejumlah pakar mengatakan bahwa produk-produk yang cocok dipasarkan melalui platform Tiktok harus memiliki karakter sebagai berikut:

• Target pasar berada di rentang usia antara 16 sampai 30 tahun.

• Anda ingin memperluas cakupan audience bisnis atau usaha anda pada rentang usia yang lebih muda.

• Produk, jasa, layanan yang anda tawarkan memang cocok dikomunikasikan melalui video.

• Anda tidak keberatan usaha, merk, atau produk anda dipromosikan dengan “tone” yang terkesan “merakyat”.

• Anda suka bereksplorasi dengan sesuatu yang baru.

• Anda siap menginvestasikan waktu dan tenaga untuk mencoba platform dan konten baru.

Pada dasarnya Tiktok merupakan platform santai yang dapat digunakan untuk tujuan serius dengan hasil yang serius juga. Atmosfir santai Tiktok dapat membuat audience lebih mudah menangkap dan menerima pesan komunikasi yang kita sampaikan.

Konsultan SEO Freelance Bali | Tips untuk Pemula

Konsultan SEO freelance menjadi pilihan banyak orang yang tertarik dengan gaya hidup digital nomad. Kalau masuk ke coworking space yang lumayan banyak bertebaran di Bali, pasti ketemu banyak digital nomad Bali yang bekerja sebagai konsultan SEO freelance di Bali dengan client yang menyebar di berbagai belahan bumi.

Di tempat-tempat lain di tanah air, gaya bekerja freelance juga sudah mulai menjamur. Bedanya biasanya para pelakunya tidak menjalani gaya hidup digital nomad tetapi justru sebaliknya, bekerja di rumah. Ada beragam aktivitas menghasilkan uang yang mereka kerjakan. Salah satunya juga konsultan SEO freelance. (more…)

Tren Digital Marketing 2022 Menurut Forbes

Tren digital marketing 2022 merupakan hal yang perlu mulai kita amati untuk menyusun strategi dan rencana kita di tahun 2022 mendatang. Kurang dari 10 hari lagi kita akan memasuki bulan terakhir tahun 2021 ini. Artinya tahun 2022 sudah di depan mata, dan kita harus sudah mempersiapkan apa yang akan kita lakukan.

Dalam hal ini kita perlu membuka mata dan telinga selebar-lebarnya untuk menyerap, mendengar pendapat pakar dan praktisi digital marketing dari seluruh penjuru dunia, untuk memperkaya pengalaman dan pengamatan kita sendiri. (more…)

Kursus SEO di Bali: Kasih Nggak Ya?

Hampir 20 tahun menggeluti dunia SEO di Bali saya belum pernah mendapati ada kursus SEO di Bali yang komprehensif dan fokus. Secara melebar dan mendalam mengajarkan semua aspek yang diperlukan untuk menghasilkan SEO yang sukses.

Kursus SEO di Bali ada banyak. Tapi biasanya cenderung tipis-tipis menyentuh lapisan luarnya saja. Kenapa saya berfikir begitu? Indikator paling sederhana saja, durasinya. Kalau kursus SEO hanya menghabiskan waktu sehari atau bahkan kurang, nggak mungkin secara mendalam membahas semua aspek. (more…)

Apakah URL “Case-Sensitive”?

Apakah URL case-sensitive? Kalau saya mendapat pertanyaan itu jawaban saya pastilah tidak.

Selama ini sepertinya kita terlanjur meyakini kalau URL itu tidak case-sensitive. Artinya huruf besar atau huruf kecil sama saja. Selama urutan karakternya sama persis, mau diketik dalam huruf besar semua, huruf kecil semua, atau bahkan dicampur-campur tetap akan mengarahkan kita ke halaman web yang sama.

Tapi ternyata itu salah.

John Mueller dari Google menjelskan sebaliknya. Menurutnya URL itu case-sensitive. URL yang diketikkan dengan huruf besar akan membawa kita ke tempat yang berbeda dengan URL yang diketikkan dengan huruf kecil. Kalau dicampur-campur tentu berbeda lagi juga.

Pernyataan John Mueller itu merupakan pembuka dari jawaban yang diajukan seorang peserta dalam acara Ask Googlebot pada kanal YouTube Google Search Central.

Pertanyaanya bukan sekedar megenai beda huruf kecil dan huruf besar yang mungkin harusnya kita semua tahu. Kalau pertanyaan diajukan pada John Mueller, pastilah ada hubungannya dengan SEO. Pertanyaanya sesungguhnya adalah “Apakah penggunaan huruf besar atau huruf kecil pada URL berpengaruh pada ranking?”

John Mueller menjawa pertanyan itu sambil menjelaskan bagaimana Google memilih versi URL mana yang ditampilkannya pada daftar hasil pencarian.

Apakah Penggunan Huruf Besar dan Huruf Kecil Pada URL Mempengaruhi SEO?

Apa jawaban John Mueller? Menurutnya pada dasarnya Google membedakan huruf besar dan huruf kecil pada URL.

Dua URL bisa nampak sama, bahkan merujuk ke halaman web yang sama, tapi keduanya bisa saja diperlakukan berbeda jika satu URL ada huruf besarnya sementara URL lainnya tdak.

Huruf besar dan huruf kecil benar-benar beda di mata Google.

John Mueller mengatakan:

“Secara definisi yang namanya URL itu case sensitive, sama dengan keberadaan garis miring di akhir URL. Jadi secara teknis jawabannya adalah ya, URL itu case sensitif. Huruf besar atau huruf kecil dipandang berbeda”.

Jika Google medeteksi ada beberapa versi berbeda dari URL yang sama, Google akan mengirim robotnya untuk mengunjungi website itu dan memastikan URL yang mana yang akan ditampilkan pada daftar hasil pencarian. Meskipun operasi ini seluruhnya terjadi secara otomatis, John Mueller menyarankan kita untuk memastikan kalau untuk satu halaman web tujuan hanya ada satu versi URL. Konsekuensinya proses index jadi jauh lebih lama.

“Kalau sebuah halaman web memiliki lebih dari satu versi URL, Google akan memutuskan sendiri yang mana yang akan dia gunakan. Dari sisi Google biasanya nggak masalah. Tapi belum tentu pemilik website menyukai pilihan yang dibuat Google.

Selain itu karena search engine harus mengirimkan robotnya ke semua variasi URL yang ada, proses indeks akan jadi lebih lama.”

Proses yang dilakukan Google untuk mengatasi masalah perbedaan URL ini disebut canonicalization. Lewat proses ini Google memilih URL mana yang dia simpan di dalam databasenya dan ditampilkan pada daftar hasil pencarian saat diperlukan nantinya.

URL yang dipilih Google sebagai hasil dari proses tadi disebut URL canocical.

“Jadi jika Google menemukan beberapa URL berbeda tapi merujuk pada konten yang sama, dia harus memutuskan yang mana yang akan dipakai. Proses ini disebut canonicalization.

Tidak ada pengaruhnya sama sekali terhadap ranking. Tapi mungkin URL yang dipilih sistem untuk dipakai belum tentu URL yang anda inginkan.”

John Mueller lebih lanjut juga menjelaskan bahwa Penggunaan huruf besar dan huruf kecil pada URL ini juga berpengaruh pada robots.txt

“Satu tempat lain dimana URL yang presisi diperlukan adalah pada robots.txt. Di dalam file ini kita bisa menginstruksikan bagian website yang mana saja yang harus dijelajahi dan diindeks, bagian mana yang tidak.

File robots.txt juga menjadi satu tempat dimana Google mendapatkan URL. Jika website anda memiliki file robots.txt dan ada satu versi URL dari sejumlah URL yang serupa tapi tak sama itu, Google akan memilih yang ada pada file robots.txt”

Sepertinya sekarang jawaban untuk pertanyaan “Apakah URL case-sensitive?” sudah terjawab ya?

Update Algoritma Google Desember 2020

Update algoritma Google Desember 2020 terbaru bertajuk December 2020 Core Update terkonfirmasi melalui pengumuman pada kanal Twitter resmi Google SearchLiaison @searchliaison yang dicuitkan pada tanggal 4 Desember 2020 baru-baru ini. Tweet tersebut berbunyi sebagai berikut:

The December 2020 Core Update is now rolling out live. As is typical with these updates, it will typically take about one to two weeks to fully roll out.

Terjemahan bebasnya kurang lebih “Core update Desember 2020 telah diluncurkan dan mulai bekerja. Seperti biasa untuk update semacam ini, perlu waktu satu sampai dua minggu sampai bekerja penuh.” (more…)

Search Engine Apple

Search engine Apple dikabarkan akan segera diluncurkan raksasa teknologi yang didirikan mendiang Steve Jobs, Apple, untuk menantang Google Search yang saat ini mendominasi pasar search engine tanpa pesaing berarti.

Sejumlah portal berita yang mengamati dunia teknologi komputer dan digital marketing menyoroti berbagai tanda-tanda, karena Apple sendiri masih tutup mulut. Bukan hal aneh, Apple memang cenderung selalu begitu saat menggodok produk baru. Menyimpannya sebagai rahasia dan membiarkan spekulasi di luar beredar tanpa keterlibatan mereka, sampai mereka benar-benar siap me-“launching”.

Perubahan yang diterapkan pada Spotlight Search di iOS dan versi beta iPadOS 14, perubahan menyeluruh pada halaman support Applebot, dan meningkatnya aktivitas mesin penjelajah AppleBot mengunjungi website-website dipandang banyak pengamat sebagai signal kuat bahwa Apple search engine akan segera diluncurkan.

Apple v.s. Google di Eropa

Joka otoritas berwenang di Inggris benar-benar melaksanakan ancamannya, Apple search engine akan mendapat keuntungan besar yang bisa membuat mereka lebih mudah merebut pasar Eropa. Seperti banyak diberitakan, European Union alias Masyarakat Ekonomi Eropa berkali-kali mempermasalahkan Google dalam hal praktek-praktek persaingan tidak sehat.

Pihak berwenang di Eropa bisa saja memaksa Apple untuk mendepak Google yang saat ini menjadi search engine standar dalam browser besutan Apple. Meskipun tidak sepopuler browser Chrome milik Google, kebanyakan pengguna komputer dan perangkat gadget Apple menggunakan Safari. Selama ini saat pengguna membuka browser Safari, secara default mereka mendapatkan Google sebagai search engine standar.

Mengapa Apple Perlu Punya Search Engine?

Pengguna yang mengakses internet melalui perangkat buatan Apple jumlahnya meningkat terus. Popularitas komputer Apple, baik desktop maupun laptop, mungkin tidak begitu banyak. Tapi jangan lupa, pengguna perangkat bergerak buatan Apple, iPad dan iPhone melipatgandakan jumlah penngguna yang mengakses internet dengan perangkat buatan raksasa Cupertino itu.

Selain tekanan dari otoritas salah satu pasar teknologi terbesar dunia seperti dijelaskan sebelumnya, hubungan Apple dan Google tidaklah benar-benar harmonis. Seperti umumnya dua pemain besar yang bermain di lapangan yang sama, mereka bekerjasama di bidang-bidang tertentu karena secara ekonomis diperlukan. Sementara di sisi lain mereka tetap saling curiga, saling waspada, dan saling mencari kesempatan untuk menyalip.

Apple tentu tidak ingin terus menerus tergantung dan memberi keuntungan pada pesaingnya itu.

Sementara di sisi lain Apple juga semakin mantap dengan sejumlah teknologi yang dimilikinya, sehigga ketergantungan dengan perangkat milik kompetitor jadi semakin riskan. Semakin stabilnya Siri dan iCloud membuat Apple punya kekuatan cukup untuk memiliki search engine sendiri, bahkan bisa menciptakan keunggulan untuk search engine besutannya saat berhadapan dengan Google Search.

Apple Nggak Perlu Duitnya Google

Sudah diketahui secara luas kalau Google membayar Apple agar Google Search dijadikan search engine standar perangkat Apple. Uang yang dibayarkan Google untuk itu juga tidak kecil. Konon angkanya berada di kisaran 8 sampai 12 milyar dolar. Ambil saja yang terkecil, 8 milyar dolar. Kalau dirupiahkan dengan kurs 1:14.000 jadi 112 trilyun.

Banyak? Iya, pake banget. Tapi Apple saat ini menyandang gelar “the most valuable company”, perusahaan dengan nilai (dalam bentuk uang) terbesar di dunia. Selain aset dalam berbagai bentuk, disebutkan bahwa pada akhir kuartal ketiga tahun 2020 ini saja Apple menyimpan dana sebesar 193,8 milyar dolar, tunai, nganggur tersimpan di bank. Berapa itu kalau dirupiahkan? 2.700 trilyun lebih.

Jadi sebetulnya Apple nggak beneran butuh duit yang dibayarkan Google itu. Hanya saja, Apple memiliki sesuatu yang dibutuhkan Google. Nggak mungkin juga Apple memberikannya dengan cuma-cuma. Sementara kalau Google berani membayar sebanyak itu, artinya Google sudah menghitung kalau lewat kerjasama itu Google bisa menghasilkan uang yang jauh lebih banyak dari yang dia bayarkan. Nggak mungkin Apple nggak tahu itu.

Pastinya Apple sadar kalau uang yang dihasilkan Google itu bisa mereka kuasai sendiri kalau mereka memiliki search engine yang setidaknya sekelas dengan Google Search.

Tidak heran kalau Apple kemudian membenamkan investasi besar untuk membangun search engine Apple sendiri.

Jadi tinggal kita tunggu saja tanggal mainnya. Menarik untuk melihat apa search engine Apple benar-benar lebih unggul dari Google Search. Lebih menarik lagi melihat bagaimana praktisi dan pakar SEO Indonesia menghadapi search engine baru ini. Sama, lebih sulit, atau malah lebih mudah?

Konsultan SEO di Bali

Konsultan SEO di Bali sangat banyak. Setidaknya jauh lebih banyak dari kebutuhan. Tapi mereka yang benar-benar ahli, tahu persis cara membawa website mendominasi search engine, punya portfolio yang membuktikan keahliannya, dan profesional menangani client-clientnya, dihitung dengan jari sebelah tangan saja masih bersisa.

Masih adakah perusahaan yang tidak turun ke dunia maya saat ini? Bisa jadi jawabannya ada. Tapi kalaupun ada pastinya tidak banyak. Perusahaan tidak akan bisa hidup tanpa konsumen, sementara sekarang hampir semua orang ada di dunia maya. Artinya perusahaan yang tidak turun ke dunia maya tidak mungkin bisa bertahan. (more…)

Jasa Internet Marketing Indonesia

Internet marketing bisa dilakukan bleh sapa saja. Ilmunya bertebaran di dunia maya. Sementara itu yang lebih petting adalah mengimplementasikannya secara consisten sampai mendapatkan hasil. Tapi bagi sebagian orang yang waktunya lebih bermanfaat dipergunakan untuk fokus pada faktor-faktor yang lebih esensial dalam bisnisnya, menggunakan jasa internet marketing lebih relisais. Jika anda mencari jasa internet marketing Indonesia terbaik, coba kunjungi website http://artamaya.com

Jasa SEO Indonesia

Jika anda meluangkan waktu cukup untuk mempelajari SEO anda akan segera memahami bahwa SEO adalah pekerjaan yang menuntut kita meluangkan cukup banyak waktu secara terus menerus dalam jangka panjang. Sebagai pengusaha biasanya justru itulah yang sulit kita sediakan. Karena itu banyak perusahaan memutuskan untuk menyewa penyedia jasa SEO. Kalau anda tertaik untuk mencari penyedia jasa SEO Indonesia yang terpercaya, coba kunjungi website http://artamaya.com

Go to Top